Itulahpertunjukan Teater Garasi berjudul Menara Ingatan di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 24 Mei 2017. Menurut sutradara pertunjukan Yennu Ariendra, awalnya Menara Ingatan sebuah proyek musik kontemporer yang menggali sejarah-sejarah kelam Indonesia, sejarah yang membangkitkan trauma. Nama proyek ini muncul pada 2008.
Dalamperkembangannya, instrumen Biola dimasukkan sebagai tambahan musik iringan dalam seni pertunjukan Gandrung bersama dengan masuknya kebudayaan Barat yang dibawa pada masa kolonial  Belanda. Pola permainan instrumen Biola pada iringan Gandrung Banyuwangi mempunyai ciri khas tersendiri yang sangat berbeda dengan pola permainan instrumen
Sayangnyakini musik sudah banyak melenceng jauh dari Islam. Musik tidak digunakan lagi sebagai alat dakwah, alat jihad atau alat untuk lebih mencintai Allah-RasulNya, mencintai ilmu dan seterusnya, Tapi musik sekedar untuk hura-hura belaka dan bahkan banyak yang menyeleweng dari kaidah-kaidah Islam.
cash. Prosedur Dari Pertunjukan Sebuah Musik Setelah teknik Prosedur Dari Pertunjukan Sebuah Musik, aspek lain yang perlu kamu pahami adalah prosedur pertunjukan. Prosedur dapat dipandang sebagai cara-cara tertentu untuk menyempurnakan suatu tindakan. Dalam hal ini, tindakan yang dimaksud adalah pertunjukan. Oleh karena itu prosedur pertunjukan dapat diartikan sebagai cara-cara tertentu untuk menyempurnakan pertunjukan. Hal-hal apa saja yang dapat menyempurnakan suatu pertunjukan? Untuk membuat suatu pertunjukan yang baik maka kamu harus menentukan bentuk kolaborasi seni dengan tema yang jelas. Kirakira 3 – 6 bulan sebelum pertunjukan. Setelah tema yang jelas telah disepakati maka tindakan selanjutnya adalah menyeleksi permainan musik atau lagu-lagu dan instrumen yang akan digunakan dalam pertunjukan. Kemukakan rencana kamu kepada guru yang akan meneruskan rencana tersebut ke Kepala Sekolah. Kalau memungkinkan, guru bisa meminta pihak sekolah untuk menyediakan pelatih, baik untuk pemain musik, penari, maupun pemeran lakon. Tahap selanjutnya adalah membuat jadwal latihan. Hal pertama yang dilakukan dalam jadwal latihan adalah melatih permainan musik dengan menggunakan instrumen-instrumen yang sudah ditentukan, latihan gerakan dengan musik, dan latihan memerankan lakon yang sesuai dengan peran yang akan dimainkan. Setelah permainan musik, gerakan, dan memerankan lakon sudah dianggap cukup baik maka jadwal selanjutnya adalah menggabungkan seluruh unsur itu dalam suatu kesatuan atau kolaborasi seni. Tahap selanjutnya adalah merancang kostum dan properti yang akan digunakan oleh seluruh kelompok pemain. Kostum tersebut sebaiknya disesuaikan dengan tema pertunjukan. Kira-kira dua bulan sebelum pelaksanaan pertunjukan, kamu sebaiknya mulai membuat keputusan tentang latar dan properti panggung yang sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Setelah disepakati, mulailah membuat latar dan properti panggung. Apabila latar dan properti panggung telah selesai dibuat, kamu perlu membiasakan diri dengan kedua elemen tersebut menjelang pelaksanaan pertunjukan. Selain itu, kamu sebaiknya juga mempersiapkan rancangan buku program Prosedur Dari Pertunjukan Sebuah Musik atau buku acara. Bagaimana bentuk buku program pertunjukan? Apa kegunaan buku program pertunjukan tersebut? apa saja yang perlu dicantumkan dalam buku program pertunjukan tersebut. Mendekati hari pelaksanaan pertunjukan, perbanyaklah buku program tersebut sesuai dengan perkiraan kamu terhadap jumlah penonton yang akan hadir. Apabila sekolah mengizinkan, kamu dapat merencanakan pembuatan tiket pertunjukan. Harga tiket sebaiknya terjangkau oleh para siswa karena tujuan dari penjualan tiket dalam pertunjukan musik bagi siswa di sekolah bukan untuk kepentingan bisnis. Tiket dapat diperbanyak bersamaan dengan memperbanyak buku program. Hal penting lainnya yang perlu dipersiapkan adalah pembentukan tim panitia pertunjukan. Berdasarkan beberapa gambar pertunjukan musik yang telah dicantumkan dalam bab ini, apakah yang dimaksud dengan panitia pertunjukan? apa peran mereka dalam pertunjukan musik? dan, mengapa suatu pertunjukan musik memerlukan tim panitia. Untuk memperlancar proses pertunjukan, kamu juga perlu mempertimbangkan tersedianya ruang untuk para pemain melakukan pemanasan atau berkumpul dan ruang untuk mengganti kostum. Prosedur Dari Pertunjukan Sebuah Musik terakhir yang harus dilakukan adalah memeriksa seluruh peralatan yang akan digunakan, seperti peralatan termasuk instrumen, sound system, properti, tirai panggung, menyetem instrumen, dan memeriksa keamanan lantai panggung. Selain itu, menjelang dimulainya pertunjukan musik, kamu harus melakukan sedikit pemanasan agar tubuh kamu menjadi lebih rileks, baik dalam permainan musik maupun menari. Baca Juga Pengertian Dan Teknik Pertunjukan Dari Sebuah Musik Fungsi Dan Menulis Kritik Dari Sebuah Karya Seni Rupa Jenis Kritik Dari Sebuah Karya Seni Rupa Demikian Artikel Prosedur Dari Pertunjukan Sebuah Musik Yang Saya Buat Semoga Bermanfaat Ya Mbloo Artikel Terkait Proses Pembuatan Dalam Berkarya Seni Grafis Aspek – Aspek Dari Sebuah Berkarya Seni Teater Cara Dari Sebuah Tari Kreasi Berdasarkan Dengan Iringan Pengertian Dan Sejarah Seni Rupa Grafis Kreativitas Trik Dari Sebuah Tarian
Kita tentu sering melihat sekelompok orang memainkan musik dengan menggunakan instrumen-instrumen yang sudah kita kenal dengan baik, seperti gitar, drum, atau keyboard. Namun, pernahkah kamu melihat sekelompok orang bermain musik dengan menggunakan alat-alat perkusif sederhana, seperti potongan bambu, botol, bel, atau gelas berisi air yang dipukul dengan sendok? Lihat kembali dalam penjelasan Bab III, bagian E. Apa tema permainan musik yang ada dalam Gambar Tuliskan perkiraan jawaban kamu dalam kolom berikut Sumber Dok. penulis Gambar Beberapa alat perkusif sederhana yang dihias. Apakah sekelompok orang yang menggunakan beberapa alat perkusif sederhana tersebut dapat dikatakan memainkan musik? Ingat kembali definisi musik yang telah kamu temukan di Bab 3. Walaupun hanya menggunakan alat-alat perkusif sederhana, bunyi yang mereka hasilkan tetap dapat disebut musik. Mengapa? Ya. Karena para pemain alat perkusif sederhana tersebut menghasilkan bunyi sesuai dengan tema yang diinginkan oleh pembuat musiknya. selain itu, kamu dapat pula mengapresiasi pertunjukan musik perkusif lainnya sebagai hasil pembelajaran seni budaya dengan memanfaatkan media ungkap yang berada di lingkungan setempat, yaitu berupa pertunjukan musik tradisional berbasis kearifan local sebagai hasil kegiatan berskspresi dan berkreasi musik yang dilakukan oleh para siswa SMK PGRI Selaawi Garut Jawa Barat. selain itu, kamu dapat pula mengapresiasi pertunjukan musik perkusif lainnya sebagai hasil pembelajaran seni budaya dengan memanfaatkan media ungkap yang berada di lingkungan setempat, yaitu berupa pertunjukan musik tradisional berbasis kearifan lokal sebagai hasil kegiatan berekspresi dan berkreasi musik yang dilakukan oleh para peserta didik SMK PGRI Selaawi Garut Jawa Barat. Gambar kegiatan pertunjukan musik perkusif Sekarang, sebutkan 3 tiga buah alat perkusif yang ada di lingkungan sekitar kamu yang dapat digunakan dalam permainan musik. Cantumkan nama ketiga alat perkusif tersebut dan gambarnya dalam kolom berikut. Sumber Dok. penulis Gambar Beberapa peserta didik SMP di Cimahi, Jawa Barat sedang bermain musik dengan menggunakan alat-alat perkusif yang dihias No. Alat Musik Perkusif Gambar 1 2 3 Pada saat ini, alat-alat perkusif sederhana sudah banyak digunakan oleh pemain musik di banyak negara, termasuk Indonesia. Umumnya, alat-alat sederhana tersebut digunakan oleh pemain musik untuk mengeksplorasi beragam bunyi yang dibutuhkan dalam permainan musik mereka. Dapat dikatakan bahwa eksplorasi bunyi merupakan salah satu usaha manusia untuk mengekspresikan gagasan atau ide mereka tentang kehidupan melalui permainan musik. Untuk lebih memahami tentang eksplorasi bunyi, coba jawab beberapa pertanyaan berikut. • Apa yang dimaksud dengan eksplorasi bunyi? • Apa tujuan pemain musik melakukan eksplorasi bunyi? • Mengapa para pemain musik itu melakukan eksplorasi bunyi dalam permainan musik mereka? Diskusikan jawaban kamu dengan beberapa teman. Kemudian, coba kemukakan pendapatmu dalam kolom di halaman berikut. Sumber Dok. Penulis Gambar Kelompok Vokal Kontemporer, Exvoco Jerman, dan alat-alat perkusif sederhana yang sering mereka gunakan dalam pertunjukan musik Eksplorasi Bunyi adalah Tujuan MelakukanEksplorasi Alasan MelakukanEksplorasi Bunyi Di dalam sebuah pertunjukan musik tradisional, pemusik dapat melakukan eksplorasi bunyi ataupun simbol musik melalui pencarian nada yang tepat sesuai dengan yang diinginkan. Di dalam sebuah pertunjukan musik tradisional, pemusik dapat melakukan eksplorasi bunyi ataupun simbol musik melalui pencarian nada yang tepat sesuai dengan yang diinginkan. Eksplorasi bunyi tidak hanya dilakukan dengan mengembangkan sumber bunyinya atau instrumen, tetapi juga melalui pengembangan pada simbol-simbol musik, seperti nada dan ritme. Pertama, eksplorasi nada dengan menggunakan dua buah suling yang memiliki diameter dan panjang yang berbeda. Perhatikan contoh pertunjukan musik tradisional dalam bentuk eksplorasi yang dilakukan oleh anggota masyarakat di Bali. Sumber Dok. penulis Gambar Dua pemain suling di Bali sedang memainkan dua bentuk suling yang berbeda dalam ukuran maupun diameternya Pada gambar di atas kita dapat melihat terdapat dua musisi yang sedang memainkan suling yang memiliki ukuran panjang dan diameter yang berbeda. Perhatikan pula gambar berikut yang memperlihatkan penggunaan beberapa Sumber Dok. penulis Gambar Beberapa instrumen musik dari bambu sebagai hasil eksplorasi masyarakat Gorontalo Sulawesi. Coba carilah beberapa potong bambu dengan diameter dan panjang yang berbeda. Kemudian, mainkan 5 lima potong bambu itu dengan cara dipukul. Bagaimana bunyi yang dihasilkan oleh kelima bambu tersebut? Tuliskan temuan kamu dalam kolom di halaman berikut ini Diameter Bambu Panjang Bambu Bunyi Yang Dihasilkan Selain eksplorasi nada, kita juga dapat melakukan eksplorasi ritme untuk memainkan alat-alat perkusif sederhana. Perhatikan 4 empat pola ritme di bawah ini No. Pola Ritmik No. Pola Ritmik 2 3 4 Sekarang, cobalah kamu secara perorangan menirukan permainan keempat pola ritme di atas. Mulailah dari pola ritmik 1. Dengarkan dengan saksama contoh yang diberikan guru, kemudian tirulah dengan alat perkusif. Setelah kamu dapat menguasai pola ritmik 4, lanjutkan ke pola ritmik 2, 1, dan 3 dengan terlebih dahulu mendengar contoh guru dan menirukan contoh dengan menggunakan alat perkusif yang berbeda. No. Pola Ritmik 1 No. Pola Ritmik 3 4 Setelah kamu menguasai seluruh pola ritmik di atas, cobalah menggabungkan dua jenis pola ritmik yang dimainkan secara berkelompok. Masing-masing kelompok minimal terdiri dari dua peserta didik. Gabungan Pola Ritmik Kesan yang Timbul dari PermainanPola Ritmik 1 dan 2 3 dan 4 Dengarkan dengan saksama permainan dua pola ritmik yang dilakukan oleh kelompok lain. Tuliskan kesan yang kamu peroleh dari permainan kedua pola ritmik tersebut dalam kolom di bawah ini
100% found this document useful 1 vote10K views30 pagesDescriptionMateri Seni Budaya Kelas XCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote10K views30 pagesBab 4 Pertunjukan Musik Dalam Permainan MusikJump to Page You are on page 1of 30 You're Reading a Free Preview Pages 8 to 13 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 18 to 27 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
pertunjukan musik dalam permainan musik